Aspal CPHMA | Perbaikan Jalan Cepat dan Efisien

aspal cphma

Aspal CPHMA – Aspal CPHMA (Cold Paving Hot Mix Asphalt) adalah inovasi dalam dunia konstruksi jalan yang menggabungkan keunggulan aspal hotmix dengan fleksibilitas aplikasi suhu dingin. Produk ini dirancang untuk mempermudah pekerjaan jasa perbaikan jalan, Khususnya perbaikan darurat atau pemeliharaan skala kecil, tanpa memerlukan peralatan besar atau pemanasan ulang.

Dengan meningkatnya kebutuhan akan perbaikan jalan cepat dan efisien di berbagai wilayah, terutama area yang sulit dijangkau oleh armada AMP (Asphalt Mixing Plant), aspal CPHMA menjadi solusi yang sangat relevan.

1. Pengertian dan Latar Belakang Aspal CPHMA

Aspal CPHMA pada dasarnya adalah aspal hotmix yang sudah dimodifikasi. Prosesnya dimulai di pabrik AMP, di mana agregat dan aspal panas dicampur hingga homogen. Kemudian, campuran tersebut diberi bahan aditif khusus seperti solvent, anti-stripping agent, dan softener untuk mempertahankan kelenturan meskipun disimpan dalam waktu lama.

Konsep CPHMA muncul karena adanya masalah klasik di lapangan :

  • Aspal hotmix harus digunakan segera setelah keluar dari AMP.
  • Distribusi ke lokasi jauh sering membuat suhu aspal turun dan mengeras sebelum diaplikasikan.
  • Perbaikan darurat sering kali tidak memungkinkan penggunaan alat berat.

Solusinya: CPHMA yang bisa dipakai kapan saja, bahkan beberapa bulan setelah produksi.

2. Komposisi Material Aspal CPHMA

Aspal CPHMA memiliki komposisi mirip hotmix konvensional, namun dengan penambahan aditif pengawet. Umumnya terdiri dari:

  • Agregat Kasar (50–70%) → Batu pecah ukuran 9,5–19 mm untuk kekuatan struktural.
  • Agregat Halus (20–40%) → Pasir atau abu batu untuk mengisi celah.
  • Filler (2–5%) → Semen, kapur, atau abu terbang untuk meningkatkan kohesi.
  • Aspal Pen 60/70 atau 80/100 (5–6%) → Pengikat utama.
  • Aditif Khusus (0,3–1%) → Menjaga kelenturan dan daya rekat meskipun suhu dingin.

3. Kelebihan Aspal CPHMA

Penggunaan CPHMA semakin banyak karena memiliki banyak keunggulan strategis:

a. Fleksibilitas Waktu

Tidak perlu khawatir aspal mengeras sebelum digunakan. Produk ini bisa disimpan hingga 6–12 bulan.

b. Kemudahan Aplikasi

Pemasangan bisa dilakukan dengan peralatan sederhana seperti sekop, stamper, atau baby roller.

c. Efisiensi Biaya Transportasi

Tidak perlu bolak-balik ke AMP. Stok bisa disimpan di gudang atau bahkan di lokasi kerja.

d. Tahan Cuaca

Bisa digunakan saat hujan ringan atau permukaan lembab, sesuatu yang sulit dilakukan pada aspal hotmix.

e. Mengurangi Gangguan Lalu Lintas

Karena proses pemasangan cepat, lalu lintas bisa dibuka kembali dalam waktu singkat.

4. Kekurangan Aspal CPHMA

Walaupun banyak kelebihannya, ada batasan penggunaan:

  • Tidak untuk proyek besar → Biaya per ton lebih tinggi dibanding hotmix biasa.
  • Ketahanan lebih rendah → Untuk beban lalu lintas sangat berat, hotmix panas lebih awet.
  • Butuh permukaan dasar bersih → Jika permukaan kotor atau berminyak, daya rekat menurun.

5. Proses Pemasangan Asphalt CPHMA

Berikut tahapan pemasangan CPHMA yang benar:

  1. Pembersihan Area
    Gunakan sapu, kompresor angin, atau blower untuk menghilangkan debu, kerikil, dan air.
  2. Pengisian Asphalt
    Tuang CPHMA langsung dari karung/drum ke area lubang atau retakan. Ratakan dengan sekop.
  3. Pemadatan
    Gunakan stamper, baby roller, atau bahkan roda kendaraan. Pemadatan sangat penting untuk mencegah aspal terlepas.
  4. Pembukaan Jalur
    Setelah dipadatkan, lalu lintas bisa langsung berjalan tanpa waktu tunggu lama.

6. Standar Mutu Aspal CPHMA

Menurut beberapa spesifikasi teknis, Asphalt CPHMA yang baik harus memenuhi:

  • Stabilitas Marshall: Min. 1.500 N
  • Flow: 2–5 mm
  • Void in Mix (VIM): 3–5%
  • Void in Mineral Aggregate (VMA): ≥ 14%
  • Adhesi: ≥ 95% partikel tertutup aspal

7. Aplikasi di Lapangan

CPHMA banyak digunakan di berbagai kondisi:

  • Perbaikan lubang jalan kota (pothole patching)
  • Perbaikan darurat jalan tol tanpa menutup jalur lama
  • Perbaikan jalan di daerah terpencil yang jauh dari AMP
  • Pemeliharaan bandara pada area apron atau taxiway
  • Perbaikan area parkir atau kawasan industri

8. Perbandingan CPHMA vs Aspal Hotmix

Kriteria
CPHMA
Hotmix Konvensional
Suhu Pemasangan
Dingin
Panas (150°C)
Peralatan
Minimal
Lengkap (AMP, Finisher)
Kecepatan Kerja
Sangat cepat
Sedang
Umur Simpan
Panjang (6–12 bulan)
Tidak bisa disimpan
Harga per Ton
Lebih mahal
Lebih murah
Kekuatan
Sedang
Tinggi
Aplikasi Ideal
Perbaikan kecil/darurat
Proyek besar/permanen

9. Dampak Ekonomi dan Lingkungan

  • Ekonomi: Menghemat biaya perbaikan darurat karena tidak perlu menyewa alat berat atau memanaskan ulang aspal.
  • Lingkungan: Mengurangi emisi karbon karena tidak ada proses pemanasan di lapangan.
  • Sosial: Mengurangi gangguan lalu lintas karena pekerjaan cepat selesai.

10. Tips Memilih CPHMA Berkualitas

  • Pilih produk dari produsen terpercaya dengan sertifikat uji mutu.
  • Pastikan kemasan tertutup rapat untuk mencegah penguapan binder.
  • Gunakan segera setelah kemasan dibuka.
  • Simpan di tempat teduh, kering, dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Kesimpulan

Aspal CPHMA adalah terobosan dalam perbaikan jalan yang memberikan fleksibilitas, efisiensi, dan juga daya tahan memadai untuk kebutuhan tertentu. Meski tidak menggantikan aspal hotmix untuk proyek besar, CPHMA menjadi senjata ampuh dalam pemeliharaan jalan harian, perbaikan darurat, dan area yang sulit dijangkau peralatan berat.

Dengan pertumbuhan infrastruktur yang pesat dan juga kebutuhan pemeliharaan rutin, penggunaan CPHMA diprediksi akan semakin meningkat di masa depan.

FAQ Aspal CPHMA

1. Apa itu Aspal CPHMA?

Aspal CPHMA (Concrete Pavement Hot Mix Asphalt) adalah jenis campuran beraspal panas dengan komposisi agregat rapat dan kadar aspal optimal untuk menghasilkan permukaan jalan yang kuat, tahan lama, dan mampu menahan beban lalu lintas berat.

2. Berapa lama umur pakai Asphalt CPHMA?

Dengan pemasangan dan perawatan yang tepat, umur Asphalt CPHMA bisa mencapai 10–15 tahun bahkan lebih, tergantung intensitas lalu lintas dan kondisi cuaca.

3. Apakah pemasangan Aspal CPHMA memerlukan biaya lebih tinggi?

Ya, biaya pemasangan Aspal CPHMA biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan aspal konvensional. Namun, ketahanannya yang lebih lama membuatnya lebih hemat biaya dalam jangka panjang karena minim perbaikan.

4. Apakah Aspal CPHMA bisa digunakan di jalan perumahan?

Bisa. Asphalt CPHMA bahkan direkomendasikan untuk perumahan elite atau kawasan dengan lalu lintas tinggi, karena memberikan permukaan jalan yang rapi, kuat, dan nyaman.

Andrew

Site Engineer

Nama saya Andrew, Seorang Site Engineer perusahaan kontraktor pengaspalan yang berpengalaman dalam mengelola pekerjaan lapangan, mulai dari persiapan area, pengaturan alat berat, hingga kontrol mutu hamparan aspal. Berperan sebagai penghubung antara perencanaan teknis dan realisasi di lapangan agar pekerjaan berjalan sesuai target mutu, waktu, dan biaya. Saat ini aktif juga sebagai penulis di blog pengaspalan berdasarkan pengalaman yang saya temukan di lapangan.

Similar Posts